Bekerja lembur sudah menjadi bagian dari dinamika sebagian perusahaan, terutama ketika menghadapi deadline, proyek besar, atau periode kerja dengan intensitas tinggi. Namun, semakin lama karyawan berada di working space, semakin penting pula perusahaan memperhatikan kenyamanan dan kondisi lingkungan kerja.
Salah satu cara sederhana yang dapat diterapkan adalah menghadirkan zona hijau di area working space.
Zona hijau bukan sekadar dekorasi untuk membuat ruangan terlihat lebih menarik. Kehadiran tanaman di dalam ruang kerja dapat menciptakan suasana yang lebih segar, nyaman, dan tidak monoton. Bagi karyawan yang harus bekerja hingga malam hari, lingkungan seperti ini dapat membantu menciptakan pengalaman kerja yang lebih menyenangkan.
Bagi perusahaan yang ingin menghadirkan tanaman tanpa harus membeli dan merawatnya sendiri, layanan sewa tanaman hias dapat menjadi salah satu pilihan praktis.
Mengapa Karyawan yang Lembur Membutuhkan Lingkungan Kerja yang Nyaman?
Ketika jam kerja bertambah, karyawan tidak hanya membutuhkan fasilitas kerja seperti meja, kursi, komputer, dan koneksi internet. Faktor lingkungan juga ikut memengaruhi pengalaman mereka selama berada di kantor.
Ruangan yang terlalu kaku, penuh perangkat elektronik, pencahayaan monoton, serta minim unsur alami dapat terasa semakin melelahkan ketika seseorang harus bekerja berjam-jam.
Sebaliknya, area yang memiliki elemen alami seperti tanaman dapat memberikan variasi visual di tengah lingkungan kerja yang didominasi meja, monitor, dan perangkat teknologi.
Karena itu, zona hijau dapat diposisikan sebagai bagian dari workplace experience, bukan hanya sebagai ornamen interior.
Apa Itu Zona Hijau di Working Space?
Zona hijau adalah area tertentu dalam lingkungan kerja yang sengaja dilengkapi tanaman dan elemen natural untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman.
Konsep ini tidak harus berupa taman besar. Bahkan working space dengan luas terbatas tetap dapat memiliki zona hijau.
Beberapa bentuk zona hijau yang bisa diterapkan antara lain:
- Tanaman di sudut ruangan.
- Green corner di area istirahat.
- Tanaman di dekat jendela.
- Vertical garden.
- Tanaman meja.
- Area lounge dengan tanaman indoor.
- Pembatas ruangan menggunakan tanaman.
- Green area di dekat pantry atau coffee corner.
Penempatan tanaman sebaiknya disesuaikan dengan fungsi ruangan. Area istirahat, misalnya, dapat dibuat lebih natural dan santai, sedangkan area kerja dapat menggunakan tanaman dengan ukuran yang tidak mengganggu aktivitas.
1. Membuat Suasana Lembur Tidak Terasa Terlalu Monoton
Salah satu tantangan ketika bekerja hingga malam adalah suasana kantor yang terasa semakin monoton.
Pada siang hari, aktivitas kantor membuat ruangan terasa hidup. Namun ketika sebagian besar karyawan sudah pulang, suasana dapat berubah menjadi lebih sepi.
Tanaman dapat memberikan elemen visual yang berbeda di tengah ruang kerja.
Warna hijau, bentuk daun, serta variasi ukuran tanaman dapat membuat interior terasa lebih dinamis. Efek visual sederhana ini dapat membantu menciptakan atmosfer yang tidak terlalu kaku ketika karyawan masih harus menyelesaikan pekerjaan.
2. Menciptakan Area Istirahat yang Lebih Nyaman
Karyawan yang lembur tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak.
Perusahaan dapat membuat green relaxation area yang dilengkapi beberapa tanaman indoor, kursi nyaman, dan pencahayaan yang sesuai.
Area tersebut dapat digunakan untuk:
- Minum kopi atau teh.
- Mengobrol singkat dengan rekan kerja.
- Melakukan stretching.
- Beristirahat dari layar komputer.
- Mengambil jeda sebelum kembali bekerja.
Konsep ini membuat ruang istirahat memiliki fungsi yang lebih jelas. Karyawan memiliki tempat untuk melakukan recovery singkat tanpa harus meninggalkan kantor.
3. Mengurangi Kesan Kaku pada Working Space
Desain kantor modern sering menggunakan konsep minimalis dengan dominasi warna putih, abu-abu, hitam, kaca, dan material logam.
Konsep tersebut memang terlihat profesional, tetapi jika digunakan secara berlebihan, ruangan dapat terasa dingin dan impersonal.
Tanaman dapat menjadi elemen penyeimbang.
Misalnya, working space dengan dominasi warna netral dapat diberikan tanaman berdaun hijau pada beberapa titik strategis. Hasilnya, ruangan tetap terlihat profesional tetapi memiliki sentuhan natural.
Inilah salah satu alasan tanaman sering digunakan dalam konsep biophilic office design.
4. Mendukung Pengalaman Kerja Karyawan
Karyawan tidak hanya menilai perusahaan berdasarkan gaji dan fasilitas utama. Lingkungan tempat mereka bekerja juga menjadi bagian dari pengalaman sehari-hari.
Working space yang bersih, nyaman, terorganisir, dan memiliki unsur natural dapat memberikan kesan bahwa perusahaan memperhatikan detail lingkungan kerja.
Bagi karyawan yang sering bekerja lembur, perhatian terhadap kenyamanan tersebut menjadi semakin relevan.
Zona hijau juga dapat menjadi bagian dari strategi employee experience dan workplace branding.
5. Membantu Menciptakan Area Lembur yang Lebih Humanis
Lembur sebaiknya tidak identik dengan ruangan kosong, lampu terang, dan deretan komputer.
Perusahaan dapat membuat lingkungan lembur terasa lebih humanis dengan menyediakan beberapa fasilitas sederhana seperti:
- Area istirahat.
- Air minum.
- Pantry.
- Pencahayaan yang nyaman.
- Kursi ergonomis.
- Tanaman indoor.
- Ruang tenang untuk beristirahat sejenak.
Tanaman memang bukan solusi untuk menghilangkan beban kerja. Namun, keberadaannya dapat menjadi salah satu elemen yang mendukung lingkungan kerja yang lebih nyaman.
Bagaimana Memilih Tanaman untuk Working Space?
Tidak semua tanaman cocok ditempatkan di dalam kantor. Pemilihan perlu mempertimbangkan kondisi ruangan, pencahayaan, luas area, serta kebutuhan perawatan.
Beberapa jenis tanaman yang sering digunakan untuk interior antara lain:
- Sansevieria.
- Dracaena.
- Palem indoor.
- Aglaonema.
- Philodendron.
- Monstera.
- ZZ plant.
Pemilihannya sebaiknya tidak hanya berdasarkan tampilan. Perusahaan juga perlu mempertimbangkan ukuran tanaman ketika dewasa, kebutuhan cahaya, frekuensi perawatan, dan posisi penempatannya.
Untuk perusahaan yang tidak memiliki tenaga khusus untuk merawat tanaman, menggunakan layanan sewa tanaman hias dapat menjadi alternatif yang lebih praktis.
Mengapa Sewa Tanaman Bisa Menjadi Pilihan untuk Kantor?
Membeli tanaman sendiri berarti perusahaan perlu memikirkan berbagai hal, mulai dari pemilihan tanaman, pot, media tanam, pemindahan, penyiraman, hingga perawatan rutin.
Bagi perusahaan yang ingin fokus pada operasional utama, aktivitas tersebut mungkin cukup merepotkan.
Model sewa memberikan pendekatan berbeda. Perusahaan dapat menghadirkan tanaman untuk kebutuhan interior tanpa harus mengelola seluruh proses perawatannya secara mandiri.
Dengan dukungan penyedia seperti MutiariGarden.com, perusahaan dapat mempertimbangkan kebutuhan tanaman berdasarkan karakter ruang dan konsep interior yang diinginkan.
Untuk mendapatkan referensi mengenai pilihan tanaman dan layanan yang tersedia, perusahaan dapat melihat layanan sewa tanaman hias.
Cara Membuat Zona Hijau yang Efektif untuk Karyawan Lembur
Tidak perlu memenuhi seluruh kantor dengan tanaman. Justru penempatan yang strategis dapat memberikan hasil visual yang lebih baik.
Beberapa area yang dapat diprioritaskan:
Area 1 — Dekat Lounge
Gunakan tanaman berukuran sedang hingga besar untuk membangun suasana santai.
Area 2 — Dekat Pantry
Tambahkan tanaman sebagai elemen dekoratif agar area makan dan minum terasa lebih segar.
Area 3 — Sudut Working Space
Manfaatkan sudut kosong dengan tanaman lantai untuk mengurangi kesan ruang yang terlalu kaku.
Area 4 — Pembatas Ruangan
Tanaman dapat digunakan sebagai pembatas visual antara area kerja dan area istirahat.
Area 5 — Meja atau Counter
Gunakan tanaman berukuran kecil untuk memberikan aksen hijau tanpa mengurangi area kerja.
Prinsip utamanya adalah strategic placement, bukan sekadar memperbanyak tanaman.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Zona hijau juga perlu dirancang dengan tepat. Beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari antara lain:
- Menempatkan tanaman di jalur lalu lintas.
- Memilih tanaman yang terlalu besar untuk ruangan.
- Mengabaikan kebutuhan pencahayaan.
- Tidak memperhatikan kebersihan daun dan pot.
- Menempatkan terlalu banyak tanaman di satu area.
- Menggunakan pot yang tidak sesuai dengan konsep interior.
- Tidak memiliki jadwal perawatan.
Tanaman yang tidak terawat justru dapat membuat kantor terlihat kurang profesional. Karena itu, aspek maintenance harus menjadi bagian dari perencanaan sejak awal.
Zona Hijau Bukan Sekadar Dekorasi
Pada akhirnya, keberadaan tanaman di working space perlu dilihat sebagai bagian dari desain lingkungan kerja.
Untuk perusahaan yang memiliki karyawan dengan jam kerja panjang, menciptakan ruang yang nyaman menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap workplace experience.
Zona hijau dapat digunakan untuk mempercantik interior, membuat area istirahat lebih menarik, mengurangi kesan monoton, sekaligus memberikan sentuhan natural pada lingkungan kerja.
Jika perusahaan ingin menerapkan konsep tersebut secara praktis, layanan sewa tanaman hias dari MutiariGarden.com dapat menjadi opsi untuk dipertimbangkan.
FAQ
1. Mengapa working space membutuhkan zona hijau?
Zona hijau dapat membantu menciptakan suasana kantor yang lebih natural, nyaman, dan tidak monoton. Area ini juga dapat menjadi bagian dari desain workplace experience.
2. Apakah zona hijau hanya cocok untuk kantor besar?
Tidak. Kantor kecil maupun coworking space dapat membuat zona hijau menggunakan tanaman meja, tanaman sudut, atau vertical garden sesuai luas ruangan.
3. Tanaman apa yang cocok untuk working space?
Jenis tanaman perlu disesuaikan dengan pencahayaan dan kondisi ruangan. Beberapa pilihan yang umum digunakan untuk interior antara lain sansevieria, dracaena, aglaonema, philodendron, dan tanaman indoor lainnya.
4. Apakah tanaman kantor harus dirawat setiap hari?
Kebutuhan perawatan berbeda-beda berdasarkan jenis tanaman dan kondisi lingkungan. Karena itu, jadwal perawatan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tanaman.
5. Apa keuntungan menggunakan jasa sewa tanaman?
Sewa tanaman dapat menjadi pilihan bagi perusahaan yang ingin menghadirkan tanaman tanpa harus menangani seluruh proses pengadaan dan perawatan secara mandiri.
6. Di mana sebaiknya zona hijau ditempatkan?
Area lounge, pantry, sudut ruangan, area tunggu, dan pembatas antar-ruang dapat menjadi lokasi yang menarik. Penempatan harus tetap memperhatikan akses, keamanan, pencahayaan, dan fungsi ruang.
Ingin membuat working space lebih nyaman, profesional, dan memiliki sentuhan natural untuk mendukung karyawan yang bekerja hingga malam?
MutiariGarden.com siap menjadi salah satu pilihan untuk kebutuhan tanaman di lingkungan kerja. Pelajari layanan sewa tanaman hias dan konsultasikan kebutuhan tanaman berdasarkan konsep serta kondisi working space Anda.

